Selasa, 07 April 2020

MASYARAKAT INDONESIA MENGHADAPI COVID 19

            MATERI DAN PENUGASAN PPKn KELAS VIII-1 s/d VIII-9
MASYARAKAT INDONESIA MENGHADAPI COVID 19

PEMERINTAH telah menyatakan wabah virus corona sebagai bencana nasional. Maka, harus ada upaya gotong royong, sinergi sumber daya dan strategi dari semua komponen bangsa menghadapi rasa cemas yang dirasakan masyarakat internasional dan tentu masyarakat Indonesia. Apalagi, dari hari ke hari, jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat signifikan. Catatan ini telah menimbulkan kepanikan dan silang pendapat yang ditimbulkan di luar konteks penanganan virus itu sendiri, bahkan menjadi komoditas politik dan ekonomi.
Mari hilangkan pertikaian, politisasi, dan saling nyinyir seperti saat menghadapi konstestasi politik. Perang melawan virus corona adalah arena perjuangan kemanusiaan, bukan arena politik maupun ekonomi. Kita kecam oknum dari unsur mana pun yang menjadikan bencana Covid-19 sebagai komoditas politik maupun komoditas ekonomi, seperti yang dilakukan oleh oknum yang tidak memiliki empati kemanusiaan dengan memanfaatkan kepanikan masyarakat. Mari belajar dari China dan Italia dalam perang melawan Covid-19. Ketika dihantam badai Covid-19, masyarakat China saling menguatkan patuh pada instruksi pihak otoritas dengan mengatakan "Wuhan, jiayou", yang artinya "Wuhan, kamu pasti bisa".
Dan, setelah berhasil melokalisasi virus corona, masyarakat China khususnya Wuhan memberi penghormatan yang tulus kepada tenaga medis, petugas keamanan dan para relawan yang telah berjuang bersama dalam melawan virus corona. Mereka memberikan bermacam-macam hadiah dengan tulus. Bagaimana dengan Italia dalam kondisi krisis pangan, krisis alat kesehatan, dan obat-obatan melawan corona? Mereka juga bersemangat dari rumahnya masing-masing menyanyikan lagu lagu heroik dan mengibarkan bendera negara lewat jendela rumahnya. Masyarakat Italia berusaha saling menguatkan dengan pemerintahnya sekaligus memberikan pesan pada dunia bahwa "Kami bersama pemerintah melawan virus corona".
World Health Organization (WHO) sendiri telah menetapkan penyakit akibat virus ini sebagai pandemi global. Artinya, penularan dan ancamannya telah melampaui batas-batas antar negara. Kewaspadaan berbagai negara dan masyarakat internasional pun semakin memuncak. Secara global, total kasus virus corona telah melampaui 500.000 kasus. Di Indonesia, jumlah pasien Covid-19 hingga 27 Maret 2020 sudah menembus seribu kasus. Mari jadikan musibah meluasnya pandemi virus corona sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial sesama anak bangsa dalam menghadapi beragam bencana.

https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/27/194523965/saling-menguatkan-menghadapi-covid-19.

PENUGASAN
1.         Apakah menurut kamu upaya pemerintah saat ini sudah tepat (mencuci tangan, tetap di rumah aja, jaga jarak (sosial distancing, physical distancing), menggunakan masker pada saat bepergian keluar rumah ? jelaskan !
2.         Apa yang sudah kamu lakukan untuk mendukung upaya pemerintah saat ini?
3.         Sebagai warga negara yang baik, jika kamu menemukan teman atau keluargamu yang tidak mengindahkan kebijakan pemerintah, apakah yang akan kamu lakukan?
4.         Coba jabarkan bagaimana perkembangan virus covid-19 di Aceh!
5.         Ceritakan pengalamanmu sendiri (tulis curhatanmu) selama 3 minggu terakhir ini setelah sekolah diliburkan karena virus covid-19 tersebut!

KERJAKAN DI BUKU LATIHAN YA NAK SEPERTI TUGAS 1 DAN 2
BAGI ANAK-ANAK IBU YANG BELUM KUMPUL TUGAS 1 DAN 2 AGAR SEGERA DIKIRIMKAN KE IBU YAHH NAK

BY : BU BERLINA SIBURIAN,S.Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar